Pemerintah Akan Percepat Pengembangan Panas Bumi

Potensi Panas Bumi di Indonesia Mencapai 29.000 MW
August 12, 2016
Tahun 2025, Panas Bumi Targetkan Sumbang 7.200 MW
August 12, 2016
Show all

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyampaikan, bahwa sesuai komitmen Indonesia pada Coefficient of Performance (COP) 21 di Paris tahun Ialu mengenai penurunan emisi karbon, maka pemerintah akan mempercepat pengembangan energi Panas Bumi. Karenanya sangat diharapkan adanya masukan dari forum Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2016.

“Pemerintah mengharapkan masukan melalui acara IIGCE 2016 ini,” kata Arcandra di acara IIGCE, Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (10/8/2016).

‪Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengungkapkan, bahwa pemerintah telah memberikan kondisi yang lebih kondusif bagi para pengembang Panas Bumi dengan memperbaharui regulasi Panas Bumi, penyederhanaan sejumlah perijinan, dan sentralisasi birokrasi.

“Saat ini pengelolaan Panas Bumi sudah dapat dilakukan pada hutan konservasi, selain itu EBTKE akan melakukan tender 30 WKP (Wilayah Kerja Panas Bumi) untuk periode 2016 sampai 2018,” tutur Rida.

Rida menambahkan, pemerintah juga sedang menyiapkan regulasi Penugasan Survey Pendahuluan Eksplorasi (PSPE). Berbagai upaya ini dilakukan untuk mempercepat pengembangan energi Panas Bumi.‬ (albi)

Comments are closed.